Masuki Piala Dunia Di Qatar Tanpa Sertakan Negatif COVID – 19

Duta168 – Piala Dunia 2022 Qatar sudah semakin dekat. Pemerintah Qatar terus melakukan persiapan, salah satunya update terkini regulasi masuk negara tersebut kaitan dengan pandemi COVID-19.

Ya, melalui keputusan yang dibuat pada 26 Oktober, siapapun yang ingin masuk ke negara Qatar, tidak perlu lagi menyertakan hasil negatif tes COVID-19.

Keputusan di atas mulai berlaku sejak 1 November dan tentunya mempermudah bagi siapapun yang terlibat di Piala Dunia 2022 Qatar.

“Kementerian Kesehatan Qatar mempertimbangkan turunnya angka positif COVID-19 dan tingginya angka vaksinasi,” tulis keterangan itu.

“Baik itu warga Qatar atau siapapun yang ingin masuk Qatar tidak perlu lagi memperlihatkan hasil negatif COVID-19 baik itu melalui metode PCR atau antigen,” lanjut keterangan itu.

Pahlawan Timnas Prancis Zinedine Zidane mengajak semua orang untuk melupakan kontroversi dan fokus pada sepak bola di Piala Dunia 2022.

Meski ada seruan untuk memboikot turnamen di Qatar atas catatan hak-hak negara Teluk dan perlakuan terhadap pekerja migran, Zinedine Zidane ingin masyarakat menikmati suguhan di lapangan hijau.

“Saya berharap Prancis memiliki turnamen yang hebat tetapi saya belum tahu apakah saya akan pergi ke Qatar,” kata Zidane, saat menghadiri pembukaan patung lilinnya sendiri di Musee Grevin di Paris, dilansir Rfi, Senin (25/10/2022).

Ketika ditanya tentang Piala Dunia, yang akan dimulai pada 20 November setelah lebih dari satu dekade kontroversi sejak Qatar ditunjuk sebagai tuan rumah, Zidane mengatakan fokus sekarang harus pada olahraga untuk semua penggemar yang hanya ingin menonton sepak bola.

“Bagaimanapun, tidak peduli apa yang kita katakan, itu tidak akan pernah cukup, atau benar atau tepat untuk dikatakan,” tambah Zidane, yang didampingi oleh orang tua, istri dan anak-anaknya.

Zinedine Zidane, yang membantu membawa Prancis meraih kemenangan di Piala Dunia 1998 di kandang sendiri, adalah duta besar bagi keberhasilan Qatar untuk menggelar turnamen tersebut.

Ketika negara kecil itu ditunjuk sebagai tuan rumah oleh FIFA pada 2010, dia menyatakan dirinya sangat senang dengan keputusan itu.

Sumber:
Bola.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *