Louis Vuitton Bantah Berkolaborasi dengan Tangerang dalam Pengadaan Seragam

Duta168 News – Louis Vuitton Indonesia menegaskan tidak pernah bekerja sama dengan DPRD Kota Tangerang dalam pengadaan seragam anggotanya.

“LV tidak memiliki hubungan kerjasama dan tidak pernah bekerjasama dengan pemerintah,” kata Humas LV Indonesia, Gisela Eiffelina, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 10 Agustus.

Rencana pengadaan seragam dari rumah mode mewah Prancis untuk para anggota dewan memicu kontroversi di kalangan masyarakat sebelum akhirnya dibatalkan. Berdasarkan situs web sistem pelayanan pengadaan elektronik (LPSE) Tangerang, dewan kota mengalokasikan Rp675 juta untuk seragam yang terbuat dari bahan bermerek.

Louis Vuitton

Anggaran tersebut naik dua kali lipat dibandingkan pengadaan tahun lalu sebesar Rp312,5 juta. CV Adhi Prima Sentosa memenangkan tender tersebut.

Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) DPRD Tangerang sebelumnya mengungkapkan empat merek premium yang akan digunakan sebagai bahan tekstil untuk seragam anggota dewan, antara lain Louis Vuitton, Lanificio Di Calvino, Theodoro, dan Thomas Crown.

Selasa malam, DPRD Tangerang memutuskan membatalkan rencana tersebut. “Kami sepakat untuk membatalkan pengadaan bahan seragam pada tahun 2021, dengan mempertimbangkan masukan masyarakat, saran ulama, dan kritik media di tengah pandemi Covid-19. Ini bagian dari rasa krisis,” kata Ketua DPRD Gatot Wibowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.